The first row is for desktop, and second row is for Tab and Mobile.
You can right click on this text and use Navigator for easy editing. This text message is hidden on all screens using Advanced/responsive tab on left.

Peringati Hari Santri Nasional 2026, IBS Mamba’ul Qur’an MAN Demak Gelar Pelantikan Pengurus ITMAM dan Tekankan Pentingnya Jihad Ngaji, Sosial, serta Literasi

linatulmuna
DEMAK – Islamic Boarding School (IBS) Mamba’ul Qur’an MAN Demak menggelar peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 yang dirangkai dengan pelantikan pengurus Ikatan Ta’aruf Mamba’ul Qur’an (ITMAM) Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan bertema “Melahirkan Generasi Pemimpin Santri yang Amanah, Inovatif, dan Berakhlakul Karimah” ini berlangsung di Aula MAN Demak, Kamis (22/10/2026), pukul 19.30–22.00 WIB. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh santri IBS Mamba’ul Qur’an, asatidz, pengurus IBS-MQ, Kepala MAN Demak, serta para wakil kepala madrasah. Peringatan ini menjadi momentum untuk meneguhkan semangat kesantrian sekaligus menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, keilmuan, dan akhlak mulia dalam diri para santri. Dalam sambutannya, Kepala MAN Demak, H. Nur Kamsan, menyampaikan pentingnya mengaktualisasikan semangat Resolusi Jihad melalui tiga bentuk perjuangan yang relevan dengan kehidupan santri masa kini, yaitu jihad ngaji, jihad sosial, dan jihad literasi. Jihad ngaji diwujudkan melalui kesungguhan dalam menuntut ilmu dan memperdalam pemahaman agama. Jihad sosial dilakukan dengan memberikan manfaat kepada masyarakat, sedangkan jihad literasi diwujudkan melalui peningkatan kemampuan membaca, menulis, serta mengembangkan wawasan pengetahuan. Ketiga hal tersebut menjadi bekal penting bagi santri untuk menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman. Sebelumnya, Ketua Boarding IBS Mamba’ul Qur’an, H. Khoiri, dalam sambutannya menekankan pentingnya tholabul ilmi atau kesungguhan dalam menuntut ilmu. Ia mengingatkan bahwa belajar merupakan bagian mendasar dari perjalanan seorang santri untuk membangun kualitas diri, memperluas wawasan, dan mempersiapkan masa depan. Suasana kegiatan semakin khidmat saat Ustadz Dzikron menyampaikan tausiyah tentang hikmah dan pelajaran dari kisah Ashabul Kahfi. Kisah tersebut menjadi bahan renungan bagi para santri mengenai keteguhan iman, keberanian mempertahankan prinsip, serta pentingnya menjaga keyakinan di tengah berbagai tantangan. Rangkaian peringatan HSN 2026 kemudian dilanjutkan dengan pembagian hadiah kepada para santri yang berhasil meraih kemenangan dalam berbagai perlombaan. Perlombaan tersebut telah diselenggarakan pada 17–21 Oktober 2026 sebagai bagian dari rangkaian kegiatan menyambut Hari Santri Nasional.
Open chat
Hello 👋
Can we help you?