MAN Demak – Islamic Boarding School (IBS) Mamba’ul Qur’an sukses menggelar Malam Puncak Tabassam (Ta’aruf Bersama Santri Mamba’ul Qur’an) 2026 pada Jumat, 17 Juli 2026, mulai pukul 20.00 WIB di aula MAN Demak. Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian Tabassam yang diikuti oleh seluruh santri baru IBS Mamba’ul Qur’an selama dua hari sebagai upaya memperkenalkan lingkungan pesantren sekaligus membangun karakter, kreativitas, dan semangat menjadi generasi Qur’ani yang berprestasi.
Malam puncak berlangsung khidmat dan inspiratif dengan menghadirkan Ust. Dzikri Cahya Putra Willis, S.Sos. sebagai pemateri utama. Dalam penyampaiannya, ia mengangkat tema “Menumbuhkan Kreativitas dan Karakter Santri Gen Z untuk Menjadi Generasi Qur’ani yang Berprestasi.” Melalui materi tersebut, para santri diajak untuk mengembangkan potensi diri, memanfaatkan perkembangan zaman secara bijak, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam meraih prestasi.
Tabassam 2026 diselenggarakan sebagai sarana agar santri baru IBS Mamba’ul Qur’an lebih dekat, mengenal, dan mampu beradaptasi dengan lingkungan pesantren sejak awal masa pembelajaran. Melalui berbagai kegiatan yang edukatif dan inspiratif, diharapkan terjalin kebersamaan antarsantri sekaligus tumbuh semangat belajar dan menghafal Al-Qur’an.
Rangkaian Tabassam dimulai pada Kamis, 16 Juli 2026, dengan berbagai perlombaan untuk menggali bakat dan potensi santri baru. Adapun cabang lomba yang dipertandingkan meliputi Karya Tulis Ilmiah (KTI), MC, Editorial, Qira’ah, Dirigen, dan Vlog. Beragam perlombaan tersebut menjadi wadah bagi santri untuk menunjukkan kemampuan akademik, seni, serta keterampilan komunikasi sejak awal bergabung di IBS Mamba’ul Qur’an.
Memasuki hari kedua, Jumat, 17 Juli 2026, kegiatan diisi dengan penyampaian materi orientasi. Sesi pembuka disampaikan oleh H. Nur Kamsan, S.Ag., M.Pd., selaku Kepala Madrasah, yang menekankan pentingnya peran penghafal Al-Qur’an dalam membangun peradaban. Selanjutnya, H. Khoiri, S.Ag., M.Pd. memberikan motivasi kepada para santri baru agar memiliki semangat belajar dan istiqamah dalam menuntut ilmu.
Materi berikutnya disampaikan oleh H. Dzikron, S.Ud., AH. mengenai rekayasa kurikulum IBS Mamba’ul Qur’an, dilanjutkan Hj. Rezki Widarti yang membahas kehidupan kesantrian. Sesi terakhir dipaparkan oleh Izzatul Muwafiroh, S.Pd., AH. dengan materi tentang sistem halaqah santri sebagai salah satu program utama pembinaan hafalan Al-Qur’an di IBS Mamba’ul Qur’an.
Sebagai penutup seluruh rangkaian kegiatan, panitia mengumumkan sekaligus menyerahkan hadiah kepada para juara berbagai perlombaan Tabassam 2026. Penyerahan penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas semangat, kreativitas, dan potensi yang telah ditunjukkan oleh para santri baru selama mengikuti kegiatan, sekaligus menandai berakhirnya Tabassam 2026 dengan penuh semangat kebersamaan dan optimisme menyongsong perjalanan pendidikan di IBS Mamba’ul Qur’an.




